Riuh gemuruh suara
knalpot motor tua semakin menggelegarkan suasana ditempat bersejarah itu,
diiringi dengan suara krincingan bel sepeda ontel antik yang mempelopori
semangat peserta, warga, maupun panitia untuk menyuarakan euforia pada acara
Parade Juang 2018 tersebut. Acara yang setiap tahunnya digelar ini, tidak
pernah sepi dari pengunjung. Bahkan peringatan resmi yang dianggap sakral ini
semakin membeludak setiap tahunnya, baik pengunjung maupun serangkaian
acaranya.
Acara yang dikemas
dengan sedemikian meriah ini, dibuka dengan theatrical perjuangan yang
bertempat tepat didepan tugu pahlawan tersebut. Rangkaian acara selanjutnya
yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya, dengan sangat antusias Dr.Ir. Tri
Rismaharini, M.T selaku walikota Surabaya memberi sambutan atas acara yang
diselenggarakan dan tak lupa beliau berterimakasih kepada warga Surabaya yang
berbondong-bondong hadir dalam acara tersebut, beliau berpesan agar kita seua
tetap bisa memerangi masalah kebodohan dan kemiskinan yang ada di Kota
tercinta, Surabaya.
Pada pukul 08.00 WIB
pemberangkatan seluruh peserta diawali pada titik Tugu Pahlawan yang
selanjutnya mengarah ke lokasi kedua yaitu Viaduk, Hotel Majapahit, Gedung
Grahadi, Monumen Bambu Runcing, Monumen Perjuangan Polri, SMAK Santa Maria,
hingga pada titik finish di Taman Bungkul.
Konvoi yang diramaikan
oleh seluruh warga Surabaya ini memberikan pesan tentang kesatuan yang dimiliki
arek arek Suroboyo tentang bagaimana mereka menghargai sosok pahlawannya dan
tetap mengenang jasa para pahlwannya. “Saya harap acara ini dapat bermanfaat
bagi seluruh warga Surabaya, dan tetap dilestarikan karena sayang kalau tidak
berkelanjutan mengingat antusias warga yang sangat menyambut seperti ini, kita
harus bangga karena masih banyak warga Surabaya yang masih menghargai jasa
pahlawannya yang telah gugur” ujar Dedy, salah satu pengunjung parade tersebut.
Dengan adanya pagelaran
ini, diharapkan dapat menambah tali silaturahmi sesama warga Surabaya maupun
warga luar, dan bisa memberi contoh terhadap semua daerah di Indonesia tentang
menghargai jasa pahlawannya yang telah gugur. (10/11/18)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar